The Strain, Serial Vampir Fiksi Thriller Karya Guillermo del Toro


The Strain, Serial Vampir Fiksi Thriller Karya Guillermo del Toro
THE STRAIN — “The Last Stand” – Season 4, Episode 10 (Airs September 17, 10:00 pm e/p) Pictured (l-r): Max Charles as Zack Goodweather, Jonathan Hyde as Eldritch Palmer/The Master. CR: Russ Martin/FX

Dari banyaknya serial berbau horor karya Amerika, The Strain mungkin muncul sebagai salah satu yang terbaik. Apalagi nama sutradara Hollywood peraih Piala Oscar, Guillermo del Toro ada di balik pembuatan serial horor yang satu ini. Tak heran kalau akhirnya ketika pertama kali dirilis pada 13 Juli 2014, dengan segera langsung memperoleh animo positif dari masyarakat.

Apalagi sosok Ramin Djawadi yang merupakan komposer musik serial super populer Game of Thrones turut digaet del Toro dalam The Strain. Sehingga dengan mudah serial horor yang sudah tayang sebanyak empat musim ini membuat penasaran. Dalam dua musim pertama, serial TV ini masing-masing memiliki 13 episode. Sementara di dua musim terakhir, cuma dirilis sejumlah masing-masing 10 episode.

Film Horor Thriller Dikemas Jadi Satu

Bukan del Toro namanya kalau tidak bisa memadukan hal-hal unik dalam proyeknya. Hal itu pula yang bisa terlihat dalam The Strain. Alih-alih menyuguhkan serial horor yang mencekam dan bikin berteriak ketakutan akan sosok hantu, del Toro menggabungkan kisah fiksi ilmiah dalam balutan thriller di dunia para vampir. Adegan tiap adegan yang diperlihatkan mencekam, mampu memberikan serangan teror kepada penonton.

Serial ini fokus pada kisah Dr. Ephraim Goodweather (Corey Stoll) kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Canary Tim di New York. Dia dan timnya kemudian mendapat panggilan untuk menyelidiki kasus kematian misterius seluruh penumpang sebuah pesawat yang tengah mendarat. Dalam penyelidikannya itu, Eph menemukan adanya campur tangan makhluk supernatural jahat bernama The Master.

Dari total 210 penumpang di pesawat, sebanyak empat orang dinyatakan selamat. Keanehan terjadi ketika mayat-mayat itu mulai diotopsi. Bukan sekedar menampilkan kisah horor berbau vampir, sisi thriller dalam serial ini membuat Anda ikut sejenak belajar biologi sekaligus menjelajahi berbagai mitos-mitos horor yang sudah banyak dikenal, peti mati vampir.

Selain Stoll, nama-nama lain yang ikut dalam The Strain adalah David Bradley sebagai Profesor Abraham Setrakian, Mia Maestro sebagai Dr. Nora Martinez, teman dekat sekaligus salah satu anggota Canary Tim dan tentunya Jonathan Hyde sebagai Eldritch Palmer alias The Master, bilyuner tua yang ingin hidup abadi. Meskipun del Toro adalah pencetusnya, serial ini diangkat dari novel trilogi berjudul sama.

Musim Kelima Jadi Penutup Serial

Ketika pertama kali tayang di saluran FX, The Strain dengan cepat menarik perhatian. Untuk musim pertama, tercatat lebih dari dua juta penduduk Amerika menonton. Tak heran kalau serial ini dengan cepat jadi serial TV bergenre horor yang paling banyak ditonton. Untuk musim keduanya, FX resmi merilisnya pada 12 Juli 2015 dan berakhir 4 Oktober 2015.

Lalu disusul musim ketiga yang pertama tayang tanggal 28 Agustus 2016 sampai 30 Oktober 2016. Musim keempat rilis pada 16 Juli 2017 hingga 17 September 2017. Pada tahun 2015 kemarin, produser Carlton Cuse sempat mengaku kalau serial ini bakal diperpanjang hingga musim kelima di FX. Kendati memiliki rating yang terus meningkat setiap musim, del Toro konsisten untuk menjaga kualitasnya.

Namun pada September 2016, para kreator, produser serta petinggi FX sepakat untuk menghentikan serial ini di musim keempatnya saja. Beruntung, serial ini berakhir bagus sesuai dengan keinginan penggemar. Tertarik untuk menonton? Tenang saja, MNC Vision dan Transvision yang sama-sama menayangkan kanal Thrill, siap untuk menyuguhkan The Strain kepada penonton Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *